Kontraktor Curtain Wall Jakarta Terbaik Profesional

Anda sedang butuh Kontraktor Curtain wall di Jakarta? Kami siap membantu Anda. Kami merupakan kontraktor Curtain wall yang berlokasi di Jakarta dan melayani pembuatan dan pemasangan Curtain wall di Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok, Bogor dan semua wilayah Indonesia. Layanan Kami terbaik dengan ditangani tim profesional yang telah berpengalaman puluhan tahun.

MENGENAL CURTAIN WALL

Curtain wallCurtain wall merupakan jenis façade yang menutupi bagian depan bangunan seperti tirai. Struktur ini tidak menanggung beban bangunan dan pada kenyataannya justru membuat peningkatan dalam keindahan maupun fungsi. Dinding tirai (Curtain Wall) sangat jauh berbeda dari sistem etalase. Ada beberapa masalah desain struktural yang perlu dipertimbangkan saat mendirikan jendela seperti seperti pengalihan air, kontraksi termal (panas), ekspansi, pencahayaan bangunan, efisiensi termal, dan struktur bangunan itu sendiri sebelum melakukan instalasi.

Konsep mengenai Curtain Wall muncul dalam pergerakan Arsitektur modern, ketika material bangunan mulai bergeser dari dinding dan batu, menjadi material yang lebih ringan seperti metal, kaca dan panel. Perkembangannya semakin pesat ketika mulai ditemukan material aluminium, yang kemudian juga menguntungkan dengan produksi masal dan ekonomis.Dulunya, Curtain wall mayoritas terbuat dari baja. Namun seiring berkembangnya jaman, bahan yang digunakan juga beragam seperti aluminium dan banyak pilihan lain.

Untuk memberikan efek arsitektur yang lebih indah, frame aluminium yang diisi dengan kaca dapat menjadi sesuatu hal yang menarik untuk dipilih. Pilihan curtain ini memungkinkan jumlah sinar matahari yang cukup untuk menembus ke dalam interior bangunan. Fitur ini membantu untuk menghemat energi yang tidak perlu dihabiskan artifisial pencahayaan interior dari bangunan rumah yang diinstalasi produk tersebut.

Manfaat lain yang signifikan dari Curtain wall adalah secara efisien melindungi bangunan dari efek buruk alam. Jendela ini meminimalkan erosi dan juga angin kencang. Selain itu, mereka juga membantu untuk membelokkan sebagian besar dari curah hujan dan menghindari masuknya air pada celah-celah tertentu pada bagian rumah yang dipasang curtain wall tersebut.

Kontraktor Curtain Wall JakartaAluminium Curtain Wall adalah merupakan bentuk konstruksi yang terbuat dari rangka aluminium dan kaca yang berfungsi sebagai dinding eksterior penutup sebuah bangunan modern saat ini yang banyak kita jumpai pada kota-kota besar di negara maju. Khususnya di Indonesia hal tersebut mulai diterapkan sekitar tahun ± 1975 antara lain pada Gedung Wisma Kosgoro yang terletak di Jl. MH. Thamrin Jakarta dan kemudian berkembang pada pembangunan gedung-gedung lainnya setelah itu.

Untuk memperoleh mutu pemasangan Curtain Wall yang baik dan benar sudah barang tentu memerlukan perencanaan yang matang pula serta spesifikasi yang jelas dan pengawasan yang ketat pada saat pemasangan di lapangan. Perencanaan tersebut mencakup design kriteria terhadap kekuatan extrussion yang dipergunakan sehingga mampu untuk menahan beban tekanan angin seperti yang ditentukan dalam spesifikasi dan tahan terhadap kebocoran air hujan dan udara serta bentuk keindahan pada penampilan bangunan dari segi estetika yang akan terlihat nantinya setelah gedung tersebut selesai dibangun.

Kontraktor Curtain WallSelain perencanaan dan pengawasan yang baik yang kita perlukan ada juga faktor lain yang sangat menentukan sukses atau tidaknya pemasangan tersebut, yakni pekerja (Workmanship) yang berkualitas dan memenuhi ukuran Standard International. Mulai dari tenaga pekerja ditingkat yang paling bawah sebagai helper hingga ketingkat tenaga pekerja yang terampil sebagai fitter harus selalu dibekali pengetahuan yang cukup tentang konstruksi aluminium serta diberitahukan dimana letak kelemahan-kelemahan yang harus diperhatikan oleh para pekerja tersebut pada saat pelaksanaan pemasangan dilapangan setiap harinya, supaya mereka tidak berbuat kesalahan.

Sedemikian perlunya sistem kontrol serta cek dan re-check pada setiap urutan tahap kerja dari masing-masing tukang, sehingga meyakinkan bahwa tidak ada sesuatu hal yang terlewatkan pada langkah pemasangan di phase awal dan kemudian barulah diperkenankan untuk melangkah ke phase berikutnya dan seterusnya. Hal ini mencakup pengecekan kelurusan arah vertikal dan horizontal serta arah keluarmasuk bidang curtain wall leveling, serta jarak module mullion dan transom yang dipasangdan kelengkapan mur baut, screw, gasket serta sistem blokade terhadap kebocoran air hujan pada setiap join antara vertikal member dengan horizontal member dan juga pada sambungan antara transom yang satu dengan yang lainnya

unitized-curtainwall1Konsep utama dalam memahami Curtain Wall adalah; dinding sebagai elemen fasad bangunan yang berfungsi sebagai filter umtuk memisahkan elemen luar dan dalam. Memberikan ruang arsitektur untuk di huni secara nyaman, membungkusnya dari elemen elemen luar seperti, sinar matahari, hujan, suara bising, panas dll. Untuk melakukan fungsinya sebagai filter yang memisahkan elemen luar dan dalam dan menciptakan ruang hunian yang nyaman dihuni, curtain wall harus mampu berdiri dan bertahan terhadap beban yang bekerja secara struktural.

Faktor utama untuk dipertimbangkan dalam merancang Curtain Wall adalah integritas struktural Curtain wall itu sendiri. Berdasarkan jenisnya Curtain Wall dapat dikategorikan menjadi, StickMullion System, Unitized Systems, dan Semi Untized Systems.

1. Stick Mullion vertikal frame system
pekerjaan vertikal frame dimulai dari pemasangan anchor pada slab beton,fastener,mullion sebagai pemegang struktur utama dan member (horizontal frame)sebagai pembagi bidang horizontal dan di tutup dengan kaca di bagian ruangan (vision area) dan bagian spandrel area (dibagian bawah lantai)dapat di tutup dengan kaca ataupun material lain seperti composite panel.

2. Unitized system
satu kesatuan unit yang di gabung antara vertical dan horizontal frame bidang ini di selesaikan di pabrik (pre-fabricated system) yang di selesaikan secara utuh berikut bidang penutup seperti kaca ataupun composite panel. Adapun anchor dan fastener system tetap di laksanakan di lapangan sebagai penghubung struktur bangunan dengan facade itu sendiri yang telah siap di pasangkan dari kesatuan unitized system yang telah selesai di kerjakan di pabrik.

3. Semi Untized system
sistem pemasangan seperti ini di awali dengan vertical mullion di pasang terlebih dahulu kemudian window atau panel systemyang telah terakit terlebih dahulu menjadi unitized system kemudian di pasangkan di lapangan sebagai bidang penutup alluminium facade secara utuh.

Selain sistem pemasangan facade diatas terdapat juga alluminium facade cladding system dapat juga disebut penutup dinding massif pada bangunan dimana rangka utama pemegang struktur cladding tersebut biasa menggunakan alluminium ataupun baja yang dihubungkan dengan struktur bangunan melalui anchor dan fastener systemkemudian rangka pembagi dapat di pasangkan secara parsial di lapangan yang selanjutnya di tutup dengan composite panel sebagai penutup bidang massif tidak tembus cahaya seperti kaca.

Pada umumnya curtain wall terdiri dari frame aluminium dengan bahan pengisi kaca, aluminium composite panel atau material lain seperti beton pra cetak, batu alam dan plat metal lain.
Sebelum mempertimbangkan fungsi lain sebagai filter, Curtain wall harus dirancang untuk mampu berdiri dan menerima beban baik dari material itu sendiri, seperti berat kaca, berat aluminium, aluminium composite panel, metal sheet. dll atau gaya-gaya yang ditimbulkan oleh faktor luar seperti angin hujan, salju, ekspansi alibat panas, gempa bumi.

Beban
Perlu diingat bahwa Curtain Wall adalah elemen arsitektural, semua beban yang diterima akan disalurkan melalui sistem bracket atau fastener ke elemen struktural seperti balok atau kolom pada bangunan tersebut.

Beban Mati
Seperti dijelaskan di atas beban mati berasal dari berat curtain wall itu sendiri, baik dari mullion, transoms, kaca Anchor, dan elemen-elemen lain curtain wall.

Beban Angin
Angin merupakan faktor alam yang cukup rumit untuk diantisipasi dalam merancang curtain wall, tanpa kombinasi dengan hujan dan salju, angin dengan kecepatan tinggi akan mampu meruntuhkan curtain wall yang tidak dirancang dengan benar. selain harus mempertimbangkan angin yang bertiup menuju bangunan (+ wind load) perancang harus lebih berhati-hati terhadap angin yang meninggalkan gedung (- wind load). Tekanan positif yang ditimbulkan oleh angin yang bergerak menuju gedung akan ditopang oleh semua elemen struktural curtain wall, tetapi untuk tekanan angin negatif, hanya beberapa elemen curtain wall yang bekerja untuk menahannya.

Beban Gempa
Beban akibat gempa bumi harus diperhitungkan, mengingat di Indonesia merupakan salah satu wilayah di dunia yang mempunyai potensi gempa yang cukup tinggi. Curtain wall harus mampu mengakomodasi pergerakan bangunan yang ditimbulkan oleh gempa bumi. Dalam merencanakan curtain wall harus diperhitungkan agar sistem secara keseluruhan mampu menahan pergerakan bangunan akibat gempa tanpa mengalami kerusakan atau kebocoran air. Sistem anchor Curtain wall terhadap struktur bangunan mempunyai peran penting dalam menyelesaikan masalah ini, tentu saja struktur utama bangunan juga harus dirancang untuk mampu mengakomodasi gerakan akibat gempa.

Beban akibat Panas
Mengingat sebagian besar curtain wall adalah aluminium yang mempunyai koefisien ekspansi panas yang sangat tinggi, hal ini akan menyebabkan ekspansi yang cukup tinggi akan terjadi setelah beberapa lantai terakumulasi dalam perbedaan suhu yang tinggi. Hal ini biasanya diatasi dengan detail gap dengan penyelesaian gasket.

Beban Akibat Ledakan
Dengan maraknya isu terorisme dan sejarah yang telah mencatat bahwa gedung dengan curtain wall merupakan sasaran favorit peledakan. Di beberapa negara maju khususnya di Amerika dan Eropa menjadi kewajiban bangunan publik untuk dapat mengantisipasi serangan bom. Pendekatan keamanan terhadap serangan bom biasanya diatasi dengan pemakaian kaca laminated, yang ketika pecah tidak akan berhamburan.

Dari pembahasan diatas telah dijelaskan mengenai integritas struktural yang harus dimiliki oleh Curtain Wall dan berbagai beban yang harus didukung oleh sistem tersebut. Bila telah memenuhi kriteria-kriteria struktural, dan Curtain Wall tersebut telah mampu berdiri secara kokoh dengan kemungkinan pembebanan yang akan terjadi, baik dari berat material, beban hidup, beban angin dan bila beberapa beban bekerja secara bersamaan, Sistem Curtain Wall harus mampu menahan dan mengakomodasi beban-beban tersebut tanpa terjadi kerusakan pada sistem.

Posted in Blog Tagged with: ,

Kontak Kami

Office: Jl, Haji Ten Raya no 4 ( Samping Indomart )
Rawasari - Kelurahan Rawamangun - Jakarta Timur
Telp : 0852 1166 5000 / 0878 8357 6336
Fax Only: 021 47882249
Email: berkahlestarijaya@gmail.com

Categories